Arsene Wenger Tak Setuju Sepakbola Digelar Tanpa Suporter
Arsene Wenger merasa, kompetisi bila digulirkan kembali dengan bermain di stadion kosong alias tanpa penonton, apalagi jangka panjang, maka hal ini akan merusak keindahan yang ada pada olahraga nomor satu dunia ini.
Bundesliga Jerman jadi liga mayor pertama yang berani menggulirkan kembali kompetisi mereka akhir pekan kemarin.
Seluruh laga lanjutan Bundesliga pasca-pandemi virus corona ini dihelat secara tertutup dengan protokol kesehatan tertentu.
Ada wacana, seluruh liga di dunia bisa kembali diselenggarakan dengan mencontoh kondisi di Jerman. Wenger melihat solusi ini sifatnya harus jangka pendek bukan untuk jangka panjang.
“Apakah itu [stadion tertutup] akan dipertahankan dalam jangka panjang? Apakah akan merusak pertandingan dalam jangka panjang dengan tanpa suporter? Saya yakin demikian,” ujar eks pelatih Arsenal itu kepada beIN Sport.
“Itu harusnya jadi solusi jangka pendek. Bukan solusi jangka panjang. Bisa Anda bayangkan, memainkan sepakbola dengan tanpa suporter,” tegas Wenger.
Bagaimana pun, solusi memainkan sepakbola secara tertutup setidaknya menurut Wenger lebih baik daripada tidak sama sekali. Apalagi, kompetisi-kompetisi mayor sudah memasuki tahapan akhir musim.
Paling tidak, kata Wenger, tak masalah menuntaskan musim 2019/20 dengan keadaan stadion kosong. Tapi untuk berikutnya, mesti dipertimbangkan kembali solusi bertanding dengan menghadirkan fans.
“Akan tetapi, ini adalah cara yang paling memungkinkan demi mengakhiri musim ini. Lebih baik dibandingkan dengan berbagai keputusan lainnya,” pungkas Wenger.
Liga Primer Inggris direncanakan akan kembali dihelat pada 12 Juni mendatang meski pihak liga sudah mendapatkan izin apabila mereka ingin menggelar kompetisi pada awal bulan depan.